Ancaman Panwaslu Mamberamo menyita perhatian Bawaslu

Kami telah menerima laporan tersebut dan akan menindaklanjutinya

Jayapura (ANTARA) – Kasus ancaman yang ditujukan kepada Panwaslu Kabupaten Mamberamo Timur, Kabupaten Mamberamo Raya akibat kecelakaan di sungai pada 3 Agustus 2020 menjadi perhatian serius Bawaslu Provinsi Papua.

Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach saat dihubungi dari Kota Jayapura, Minggu malam, mengaku telah menerima laporan dari Bawaslu Kabupaten Mamberamo Raya terkait ancaman tersebut.

“Kami sudah menerima laporannya dan ini sudah ditindaklanjuti dengan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kebijakan,” ujarnya melalui telepon genggam.

Menurut dia, ancaman sebenarnya lebih kepada meminta ganti rugi speedboat serta dua mesin turbo laut 40 PK atau sepeda motor milik warga yang disewa Panitia Bupati Mamberamo Timur Tengah yang mengalami kecelakaan saat melintasi kawasan Batavia, Sungai Mamberamo.

“Kasus ini sudah dibahas atau dikoordinasikan dengan Bupati melalui Sekda Mamberamo Raya, sehingga akan ada pendampingan untuk penggantian harta benda milik warga. Namun, hal ini juga menjadi perhatian kami, agar lebih berhati-hati dalam menyewa alat transportasi,” ujarnya.

Ronald mengaku, warga yang awalnya mengancam Panitia Distrik Mamberamo Timur Tengah untuk tidak datang menjalankan tugasnya sebelum memberi kompensasi speedboat dan unit mesin motor laut, telah bekerja sama setelah dimediasi oleh pengamanan dan koordinasi intensif semua pihak terkait.

“Panitia Distrik Mamberamo Timur Tengah sudah diundang untuk kembali bekerja di tempatnya, warga mengizinkan. Harapannya, permintaan penggantian barangnya bisa secepatnya dilakukan agar tidak menjadi masalah saat pemilu,” ujarnya juga.
Baca juga: Dorinus-Andi Apresiasi Kinerja KPU-Bawaslu Mamberamo Raya

Reporter: Alfian Rumagit
Editor: Budisantoso Budiman
HAK CIPTA © ANTARA 2020

Baca:  Pasangan Khairul-Habib Ali merupakan calon perseorangan yang sah untuk Pilkada Banjarmasin