Bawaslu: Kampanye di media sosial belum dimanfaatkan secara maksimal oleh beberapa calon

Kendari (ANTARA) – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tenggara Hamiruddin Udu mengatakan, kampanye online di media sosial belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh pasangan calon pada pemilihan umum 2020 di tujuh kabupaten di Sulawesi Tenggara.

“Kampanye melalui media sosial sepertinya belum banyak digunakan. Kandidat masih banyak yang melakukan kampanye tatap muka dengan maksimal 50 peserta,” kata Hamiruddin di Kendari, Rabu.

Selain itu, pasangan calon juga melakukan proses kampanye dengan mendatangi rumah warga secara langsung.

Baca juga: Bawaslu: Kampanye online kurang menarik

Mereka bertemu langsung dengan warga untuk menghindari publik saat wabah COVID-19 merebak.

“Calon masih memilih untuk melakukan kampanye tatap muka atau mengunjungi rumah warga dari rumah ke rumah,” kata Hamiruddin.

Meski begitu, Hamiruddin mengatakan kampanye melalui media sosial tetap berjalan, karena merupakan salah satu metode kampanye yang disukai di tengah wabah COVID-19 untuk mencegah kelompok baru menyebarkan virus.

Baca juga: Polda Jabar Lakukan Kampanye Cyber ​​Patrol Online

“Bawaslu sudah menerima nama 18 pasang akun media sosial yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Melalui itu, kami memantau kegiatan kampanye pasangan calon dan sejauh ini tidak ada indikasi pelanggaran seperti kampanye hitam atau materi yang mengandung isu subsisten,” jelasnya. Hamiruddin.

Hamiruddin mengingatkan pasangan calon dan tim calon untuk mempublikasikan materi kampanye berupa visi, misi dan program pasangan calon jika nanti diseleksi. Dan tidak melibatkan ASN atau aparat desa dalam proses kampanye.

Masa kampanye akan dimulai pada 26 September 2020 dan berakhir pada 5 Desember 2020 atau dihitung selama 71 hari. Voting akan berlangsung pada 9 Desember 2020

Tujuh daerah di Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan untuk mencari pemimpin adalah Muna, Kolaka Timur, Konawe Selatan, Buton Utara, Wakatobi, Konawe Utara, dan Konawe Kepulauan.

Baca:  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Marves: Investasi Susi Pudjiastuti tidak menguntungkan negara

Baca juga: KPUD Kalimantan Selatan Ingatkan Calon Pasangan untuk Perkuat Kampanye Online

Reporter: Muhammad Harianto
Editor: Joko Susilo
HAK CIPTA © ANTARA 2020