Bawaslu Riau memantau secara ketat implementasi protokol kesehatan selama kampanye

Bawaslu Riau awasi ketat penerapan protokol kesehatan saat kampanye

Pekanbaru (ANTARA) – Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau memantau secara ketat proses kampanye yang dilakukan pasangan calon (Paslon) di sembilan kabupaten / kota yang mengatur untuk selalu menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari Covid-19.

“Kami menempatkan satu anggota Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau di setiap kampanye,” kata Ketua Pengawas Pemilu Provinsi Riau Rusidi Rusdan, di Pekanbaru, Kamis.

Ia mengatakan, selain pengawasan langsung, aparat Dewan Pengawas Pemilu Provinsi Riau, dalam setiap kesempatan menjelang kampanye, terlebih dahulu membagikan calon dan warga yang hadir untuk melaksanakan 4M, yakni memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari publik.

Baca juga: Dana kampanye awal Pilkada Riau berkisar Rp 100.000 hingga Rp 750 juta

“Penyampaian langsung berupa himbauan pada saat acara kampanye sudah menjadi standar pelaksanaan perintah (SOP) sebelum acara kampanye dimulai,” ujarnya.

Ia menuturkan, selama ini secara umum terjadi beberapa pelanggaran protokol kesehatan selama kampanye, hal ini disebabkan peran pengawas hingga tingkat desa. Pelanggaran tersebut berupa tidak memakai topeng atau masa kampanye lebih dari 50 orang.

Baca juga: KPU sebut jumlah pemilih di sembilan kabupaten di Riau 2.458.859

Bahkan Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau mengevaluasi kampanye pilkada serentak di sembilan daerah di provinsi itu yang sebagian besar menganut protokol kesehatan. Indikatornya, pelanggaran tata tertib kesehatan oleh pasangan calon di bawah pengawasan KPU Provinsi Riau sangat minim.

Minimnya protokol kesehatan, kata dia, disebabkan pengawasan ketat Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau dan Tim Penegakan Hukum Terpadu.

Sembilan daerah di provinsi yang menggelar pemilihan tahun ini adalah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Singingi Kuantan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Dumai.

Baca:  TACB: Pemasangan APK MA-Mujiaman di cagar budaya Surabaya tanpa ijin

Baca juga: Riau perkirakan lonjakan penularan COVID-19 saat Pilkada

Reporter: Vera Lusiana
Editor: Ade P Marboen
HAK CIPTA © ANTARA 2020