Denny Indrayana akan mendaftarkan sengketa hasil Pilgub Kalimantan Selatan ke Mahkamah Konstitusi

Jakarta (ANTARA) – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan, Denny Indrayana-Difriadi Derajat, akan mengajukan sengketa keputusan pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan ke Mahkamah Konstitusi, Selasa ini.

“Kemarin kami diskusi intensif dan menyelesaikan draf petisi yang akan diajukan ke Mahkamah Konstitusi hari ini,” kata kuasa hukum Denny Indrayana-Difriadi Derajat, Febri Diansyah, melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, tim hukum telah mengidentifikasi sejumlah dugaan pelanggaran sistematis dan kecurangan dalam Pilkada Kalimantan Selatan yang memengaruhi hasil pemungutan suara, termasuk penyaluran bantuan sosial COVID-19.

Baca juga: Denny Indrayana mencurigai adanya kejanggalan perolehan suara di Pilkada Kalimantan Selatan

Namun, dia mengaku belum bisa merinci lebih lanjut permohonan tersebut sebelum diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

Secara umum, ia menekankan bahwa pemilu harus menjadi proses penyaluran keinginan dan pilihan masyarakat agar yang terpilih adalah pemimpin yang dapat dipercaya, berintegritas dan memiliki komitmen untuk mengabdi dan tidak korup ketika menjabat nanti.

“Bagi kami proses di MK akan menjadi tahapan penting dalam memperjuangkan hak konstitusional sekaligus penyampaian pesan kepada masyarakat Kalsel agar seluruh proses koreksi dapat dilakukan. Oleh karena itu, kami juga berharap masyarakat Kalsel dapat mengurusi proses ini,” ujarnya. Febri Diansyah |

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan menetapkan perolehan suara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Sahbirin Noor dan Muhidin memperoleh 8.127 suara dari pasangan nomor urut 2 Denny Indrayana dan Difriadi Derajat.

KPU menetapkan total perolehan suara pasangan Sahbirin-Muhidin yang dilakukan oleh Golkar, PAN, PDIP, Nasdem, PKS, PKB, dan didukung oleh PSI, PKPI dan Perindo adalah 851.822 suara atau 50,24 persen. Sedangkan total perolehan suara pasangan Denny-Difri yang didukung Partai Gerindra, Demokrat, dan PPP adalah 843.695 suara atau 49,76 persen.

Baca:  Pasangan Gibran-Teguh dijadwalkan datang ke KPU Solo pada Jumat

Baca juga: Bappilu Golkar Kritik Kontribusi Denny Indrayana
Baca juga: Saat Menang, Denny Indrayana Minta Relawan Kontrol Suara

Reporter: Dyah Dwi Astuti
Editor: Tasarm Tarmizi
HAK CIPTA © ANTARA 2020