Gus Ipul-Mas Adi dan Teno-Hasjim berkomitmen untuk meningkatkan gaji guru

Gus Ipul-Mas Adi dan Teno-Hasjim komitmen tingkatkan gaji guru

Surabaya (ANTARA) – Pasangan calon Wali Kota dan Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf-Adi Wibowo dan Raharto Teno Prasetyo-M Hasyim Asjari sama-sama berkomitmen menaikkan gaji guru jika terpilih pada pemilu 9 Desember 2020.

Dalam debat publik tahap pertama yang digelar di studio JTV Surabaya, Jumat malam, pasangan Gus Ipul-Mas Adi menegaskan ada dua bidang pendidikan yang menjadi fokus, yakni peningkatan kualitas dan kesejahteraan.

“Peningkatan kualitas perlu terus dilakukan karena berdasarkan kinerja yang diukur, dan guru, khususnya swasta, harus memikirkan kenaikan gaji secara bertahap,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, yang dihadapi dunia pendidikan di tengah wabah saat ini adalah komitmen untuk meningkatkan anggaran, setelah itu secara bertahap dipilih guru yang berprestasi untuk diberikan insentif atau tambahan gaji.

Baca juga: KPU Kota Pasuruan berharap debat publik bisa menyadarkan masyarakat untuk menentukan pilihan
Baca juga: KPU Tentukan Nomor Seri Peserta Pilkada Kota Pasuruan
Baca juga: Wali Kota Pasuruan Minta Cuti Mengikuti Pemilu 2020

“Terutama guru privat atau honorer,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode itu.

Terkait kualitas tenaga pendidik, kata dia, akan ada pelatihan rutin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang diselenggarakan oleh pemerintah kota, pemerintah provinsi, atau pemerintah pusat.

“Yang tidak kalah penting, estimasi pendidikan 20 persen itu harus dimaksimalkan,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, Raharto Teno yang merupakan calon petahana juga menegaskan telah menyelesaikan program kesejahteraan guru.

Selain menjadi guru akademik, ia juga berkomitmen untuk lebih memperhatikan guru Alquran sebagai bagian dari pendidikan akhlak.

“Kenapa guru dan akademisi Alquran? Karena yang kita inginkan bukan hanya akademisi, tapi juga akhlak. Oleh karena itu, harus ada keseimbangan antara pendidikan akademis dan pendidikan akhlak,” kata Teno.

Baca:  KPU Pandeglang telah menyediakan ruang pemungutan suara khusus bagi pemilih dengan suhu tubuh tinggi

Mantan Wakil Walikota Pasuruan itu juga menjelaskan, pada masa pemerintahannya, pendapatan guru Al-Quran dan guru kontrak mengalami peningkatan.

“Ada 1.208 guru kontrak. Dulu gaji mereka di bawah rata-rata, tapi di pemerintahan saya, gaji guru yang digaji naik 100 persen, dan guru honorer naik hampir 300 persen, dari Rp250 ribu sekarang menjadi Rp1 juta.

Pilkada Kota Pasuruan dihadiri dua pasangan calon, yakni Saifullah Yusuf-Adi Wibowo nomor urut 1 yang dibawakan oleh PKB, Golkar, PKS, PAN dan PPP. Sedangkan nomor dua adalah Raharto Teno Prasetyo-M Hasyim Asjari yang didukung oleh PDI Perjuangan, NasDem, Hanura, dan Gerindra.

Reporter: Fiqh Arfani
Editor: M Arief Iskandar
HAK CIPTA © ANTARA 2020