Kasad: 113 petugas Secapa AD sudah mendonorkan plasma darah

Jakarta (ANTARA) – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan jumlah perwira Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa) yang telah mendonor plasma darah hingga saat ini mencapai 113 orang.

“Pagi ini (11/8) ada 32 mantan petugas Secapa lainnya yang merupakan donor plasma,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa.

Selain itu, kata dia, banyaknya mantan petugas Secapa AD yang menjadi donor untuk terapi plasma pemulihan sampai saat ini ada 113 orang.

Baca juga: Kadispenad: Hanya 64 pasien positif COVID-19 di Secapa AD
Baca juga: 28 Anggota Komando Daerah Militer (Kodam) Udayana jadikan donor plasma konvensional
Baca juga: TNI Sosialisasikan Penerapan Metode Convalescent Plasma Donor

Mereka adalah Petugas AD Secapa yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Istilah terapi plasma pemulihan mengacu pada pemberian plasma darah dari orang yang sedang pulih ke pasien lain yang sedang menjalani perawatan untuk penyakit menular yang sama.

Plasma darah dari orang yang telah sembuh diperkirakan membantu melawan SARS-CoV-2 karena memiliki antibodi yang telah dikembangkan oleh pasien.

Sedangkan untuk penderita COVID-19 di Secapa AD hingga Selasa (11/8) ada tiga penderita lagi setelah dinyatakan sembuh atau negatif COVID-19.

Dengan demikian, saat ini pasien yang sembuh dari COVID-19 di Secapa AD telah mencapai 1.244 orang (95,1 persen) dari 1.308 orang yang terinfeksi COVID-19.

Dengan semakin banyaknya pasien yang sembuh di Secapa AD, kata Kasad, artinya saat ini baru 64 orang atau 4,9 persen yang masih positif COVID-19.

Reporter: Zuhdiar Laeis
Editor: M Arief Iskandar
HAK CIPTA © ANTARA 2020

Baca:  Anggota DPR mendorong BNPB untuk menjaga ketahanan spiritual masyarakat