Kemarin, Jokowi mampu mengatasi wabah terbatas kampanye Pilkada

Kemarin, Jokowi mampu atasi pandemi hingga kampanye terbatas Pilkada

Jakarta (ANTARA) – Berita politik yang berlangsung pada Jumat (16/10) masih menarik untuk disimak saat ini, mulai dari survei Indometer yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi dapat mengatasi pandemi COVID-19 hingga pernyataan anggota DPR terkait kampanye Pemilu 2020. terbatas.

Berikut ringkasan lengkapnya:

1. Gambaran Umum: Masyarakat percaya Jokowi mampu mengatasi epidemi dan resesi

Hasil survei Indometer menyebutkan pandemi Covid-19 masih menghantui Indonesia karena kurva pertumbuhan kasus positif terus meningkat, namun publik tetap meyakini Presiden Joko Widodo bisa mengatasi pandemi Covid-19.

Selengkapnya di sini:

2. Survei: Hanya 31,2 persen orang yang tahu tentang Ciptaker Law

Beberapa aksi unjuk rasa baru-baru ini terjadi setelah DPR mengesahkan Omnibus Law UU Cipta Karya, namun ternyata sangat sedikit orang yang mengetahui UU tersebut.

Hasil studi Indometer menunjukkan bahwa sangat sedikit orang yang mendengar atau mengetahui tentang omnibus law. Hanya 31,2 persen orang yang tahu, sebagian besar 68,8 persen mengaku tidak tahu sama sekali.

Selengkapnya di sini:

3. Wapres: Kalau vaksinnya tidak halal harus ada ketentuan dari MUI

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan vaksin yang tidak berlabel halal bisa digunakan oleh masyarakat, namun harus mendapat keputusan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Selengkapnya di sini:

4. Nyonya meminta pemerintah memperhatikan masyarakat yang terdampak COVID-19

Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah tetap memperhatikan nasib masyarakat, khususnya di Bali yang terkena dampak pandemi Covid-19 karena sektor pariwisata sebagai penyangga ekonomi utama di kabupaten itu kini dilumpuhkan oleh wabah tersebut.

Selengkapnya di sini:

5. Anggota DPR mengatakan bahwa kampanye hanya sebatas menunjukkan kualitas pemimpin

Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen mengatakan, adanya keterbatasan fisik aturan kampanye yang diatur dalam Peraturan KPU dan Dewan Pengawas Pemilu akan menunjukkan kualitas sejumlah calon daerah pemilihan untuk menjadi pemimpin yang kuat di masa mendatang.

Baca:  Kandidat Bupati Pilgub Sumbar 2020 mengungkap arti nomor urut mereka

Selengkapnya di sini:

Reporter: Imam Budilaksono
Editor: Ade P Marboen
HAK CIPTA © ANTARA 2020