Kemarin, Presiden terkait RUU Ciptaker hingga anggota DPR meninggal dunia

Kemarin, Jokowi bicara protokol kesehatan hingga netralitas ASN

Jakarta (ANTARA) – Berita politik yang berlangsung pada Jumat (9/10) masih menarik untuk disimak, mulai dari Presiden Jokowi yang memberikan 10 penolakan terhadap pencabutan RUU Cipta Kerja hingga kepada anggota parlemen Indonesia dari Fraksi Partai Gerindra yang meninggal setelah terinfeksi COVID-19.

Inilah berita lengkapnya:

Presiden Jokowi memberikan 10 keberatan atas reformasi UU Cipta Kerja

Presiden Joko Widodo mengajukan 10 keberatan atas disinformasi UU Ominibus UU Cipta Karya yang beredar di masyarakat.

Selengkapnya di sini:

Demokrat: Tidak benar gerakan demo omnibus law didanai oleh Cikeas

Ketua Bidang Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat (Bakomstra) DPP Ossy Dermawan mengatakan tidak benar aksi dan gerakan masif menentang omnibus law UU Cipta Karya pada Kamis (8/10) itu digagas dan didanai oleh Partai Demokrat atau Cikeas.

Detailnya ada di sini

Delegasi TGPF Intan Jaya ditembak, Bambang Purwoko sadar akan situasi tersebut

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penembakan di Intan Jaya yang dipimpin oleh ketua tim Benny Mamoto pada Jumat (9/10), ditembak saat kembali dari Hipadipa yang melukai dua orang, termasuk Bambang Purwoko.

Selengkapnya di sini:

Presiden Jokowi: Izin Amdal tetap ada di UU Cipta Kerja

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, izin melalui pemenuhan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) masih diatur dalam UU Cipta Kerja.

Selengkapnya di sini:

Anggota Parlemen F-Gerindra meninggal dunia karena COVID-19

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburrokhman membenarkan kabar meninggalnya ketua suku Gerindra dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia Soepriyanto pada Jumat pagi akibat tertular COVID-19.

Selengkapnya di sini:

Reporter: Imam Budilaksono
Editor: Joko Susilo
HAK CIPTA © ANTARA 2020

Baca:  Ancaman keamanan KKB menghambat pembangunan di Papua