Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Marves: Investasi Susi Pudjiastuti tidak menguntungkan negara

Kemenko Marves: Investasi Susi Pudjiastuti belum untungkan negara

Jakarta (ANTARA) – Asisten Deputi Keamanan dan Keamanan Maritim Kementerian Kelautan dan Koordinator Penanaman Modal Basilio Dias Araujo menilai investasi Menteri Kelautan dan Perikanan era Kabinet Kerja Susi Pudjiastuti dalam menjaga kedaulatan sumber daya laut tidak menguntungkan negara.

Nyonya Susi melawan penangkapan ikan ilegal, Bu Susi menentang kapal asing berkuasa di Indonesia. Elemen kuncinya adalah memulihkan sumber daya laut. Tapi apa yang didapat Indonesia dengan melindungi sumber daya laut ini? Apakah Indonesia mendapat layanan khusus agar produk ikan Indonesia memasuki pasar global karena pendekatan Indonesia dalam menyelamatkan ekosistem ini? Jawabannya adalah tidak. Produk ikan kami masih dikenakan pajak tinggi yang memasuki Pasar Eropa. Kemudian apa yang sedang kamu lakukan Kami menjaga ekosistem ini, "kata Basilio dalam diskusi online di Jakarta, Kamis.

Basilio mengatakan, pertimbangan terpenting dalam mengelola pemerintahan, khususnya sektor maritim, adalah kita harus mengetahui posisi kita dalam permainan strategis global.

"Kami perlu melihat dan menempatkan posisi kami di peta, mengukur kemampuan dan kekuatan kami, dan bagaimana memproyeksikan posisi kami dalam interaksi global atau regional, baik secara ekonomi maupun politik," kata Basilio.

Ia mengungkapkan, Indonesia memiliki tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan selat strategis untuk jalur perdagangan maritim. Namun yang menjadi pertanyaan, mengapa pengamanan yang ketat harus menggunakan sumber daya manusia dan anggaran dalam jumlah besar di kawasan strategis ini.

“Indonesia sudah menghabiskan jutaan triliun untuk menjaga keamanan di sebagian jalur laut dan selat ini. Apa yang didapat Indonesia dari investasi besar untuk melindungi wilayah laut? Ayo hitung atau cek bersama,” ujarnya.

Baca juga: Penangkapan ikan yang merusak di Indonesia, Filipina meningkat selama COVID-19

Baca juga: Atasi "illegal fishing" dan perkuat kelompok masyarakat yang memantau perikanan

Baca:  Penghargaan Bintang Jasa Utama diterima oleh Wakil Ketua MPR

Baca juga: Edhy Prabowo memastikan tidak ada ruang untuk illegal fishing

Baca juga: PSDKP: Enam Nelayan Myanmar Masih Ditahan di Aceh

Reporter: Abdu Faisal
Editor: Ruslan Burhani
HAK CIPTA © ANTARA 2020