Ketua MPR: Investigasi publik penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung

Ketua MPR: Selidiki secara terbuka penyebab kebakaran Gedung Kejagung

Jakarta (ANTARA) – Ketua MPR Bambang Soesatyo mengaku prihatin dengan terbakarnya kantor Kejaksaan Agung RI dan mendesak agar penyidikan penyebab kebakaran dilakukan secara terbuka.

Ketua MPR mengingatkan, dalam keterangannya di Jakarta, Ahad, untuk meminimalisir spekulasi penyebab kebakaran perlu dilakukan penyelidikan secara terbuka, apalagi kecelakaan itu terjadi saat Kejaksaan Agung menangani sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

“Saya sarankan agar dilakukan penyelidikan yang menyeluruh dan terbuka, apalagi kecelakaan ini terjadi saat Kejaksaan Agung masih menangani kasus Djoko Tjandra dan kasus Jiwasraya, dua kasus yang masih menjadi perhatian masyarakat,” kata Bambang Soesatyo.

Meski pejabat di Kejaksaan Agung memastikan tidak ada berkas perkara dan barang bukti yang dibakar, Bambang Soesatyo menilai pernyataan itu belum cukup untuk memuaskan rasa penasaran publik.

Hal ini dibuktikan dengan munculnya spekulasi yang mengaitkan kebakaran dengan sejumlah kasus di ruang publik karena kebakaran besar dianggap sebagai peristiwa yang sangat tidak biasa.

Baca juga: Polda Metro menyimpan CCTV di Gedung Kejaksaan Agung

Baca juga: Berkas Kasus Hukum yang Terbakar di Gedung Kejaksaan Agung? Berikut penjelasannya

Ia mengatakan ada juga dugaan bahwa kebakaran tersebut merupakan tindakan sabotase untuk menghancurkan barang bukti atau berkas perkara. Karena itu. Bambang Soesatyo mendesak kejaksaan segera menanggapi masalah tersebut.

“Menurut saya, kebakaran besar-besaran untuk kompleks perkantoran strategis karena berlangsung beberapa jam hingga tengah malam tadi malam. Bangunan harus selalu dirawat karena ada dokumen penting, termasuk bug equipment,” kata Bambang Soesatyo.

Selain itu, ia meyakini gedung Kejaksaan Agung dilengkapi dan didukung oleh alat pemadam kebakaran dalam jumlah besar, seperti alat pendeteksi asap, alarm kebakaran hingga alat pemadam kebakaran, namun apinya sangat besar dan cepat melanda gedung tersebut.

Baca:  UKM dukung penangguhan izin vaksin COVID-19 oleh BPOM

Baca juga: Bekerja di TKP Kejaksaan, Tunggu Hingga Gedung Berhenti Mengeluarkan Asap

Baca juga: Polisi dijadwalkan memeriksa 15 saksi kebakaran kantor kejaksaan

Reporter: Dyah Dwi Astuti
Editor: Ruslan Burhani
HAK CIPTA © ANTARA 2020