KPU Jawa Timur: Dua daerah pemilihan menentang atap kosong di Pemilu 2020

Surabaya (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menyatakan bahwa pada pemilu 2020 calon lawan beratapkan atapnya.

Ada dua wilayah, yakni Kabupaten Kediri dan Kabupaten Ngawi, kata Ketua KPU Jawa Timur Choirul Anam di Surabaya, Sabtu.

Pilkada Kabupaten Kediri hanya diikuti oleh Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Maria Ulfa, sedangkan peserta Pilkada Kabupaten Ngawi adalah Ony Anwar Harsono-Dwi Riyanto Jatmiko.

Pasangan Hanindhito-Maria Ulfa di Pilkada Kediri didukung oleh gabungan PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, PKS, PPP, PAN dan Demokrat.

Baca juga: Ribuan relawan boks kosong di OKU bersosialisasi di Pemilu 2020

Kemudian pasangan Ony – Dwi Riyanto dalam Pilkada Ngawi dilakukan oleh gabungan Golkar, NasDem, PPP, Gerindra, Hanura, PAN, PKS, PDI Perjuangan, PKB dan Demokrat.

Sementara itu, KPU Kabupaten Kediri telah menerapkan opsi di kolom kanan dan kiri dalam rapat paripurna untuk menentukan posisi pasangan calon dalam pilkada dengan satu calon.

Pada rapat pleno terbuka foto dan pengumuman tata letak pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri pada Pilkada Serentak 2020, Hanindhito – Maria Ulfa mendapat posisi kolom kiri dalam pencoblosan dari sudut pandang pemilih.

Begitu pula dengan Ngawi Pilkada, yang pada rapat paripurna pasangan Ony-Dwi Riyanto mendapat posisi kolom kiri dalam surat suara dari sisi pemilih.

Baca juga: Pilkada Pematangsiantar hanya diikuti oleh satu pasangan calon

Sebaliknya, mulai Sabtu ini, panggung kampanye akan digelar dan berakhir pada 5 Desember.

KPU melarang partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan partai lain untuk melakukan kampanye yang biasa dilakukan dalam keadaan normal, mulai dari rapat umum, pentas seni, panen, konser musik, jalan santai, sepeda, lomba, bazar, donor darah untuk mengulang. tahun partai politik.

Baca:  Mahfud MD membantah bahwa pemerintah selalu membenci Islam

“Seluruh peserta pemilu, tim pemenang dan seluruh masyarakat diminta untuk menaati aturan kampanye, terutama protokol kesehatan,” kata Choirul Anam.

Pada Pemilu 9 Desember 2020, 19 kabupaten / kota akan menggelar Pilkada di Jawa Timur yaitu Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Kediri, Gresik, Jember, Lamongan, Malang, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, dan Tuban.

Baca juga: Observer: Memerangi kotak kosong bukanlah tugas yang mudah

Reporter: Fiqh Arfani
Editor: Joko Susilo
HAK CIPTA © ANTARA 2020