KPU Kotim melibatkan Dinas Kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19

KPU Kotim  libatkan Dinas Kesehatan cegah penularan COVID-19

Sampit (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, telah melibatkan Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Di semua level kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Penanganan COVID-19. Makanya selalu ada petugas kesehatan yang selalu hadir dalam kegiatan,” kata Ketua KPU (Kotim) Kotawaringin Timur (Kotim) Siti Fathonah Purnaningsih di Sampit, Minggu.

Pemilihan wilayah ini berbeda dengan sebelumnya karena tahun ini digelar di tengah wabah COVID-19. Untuk itu, setiap jenjang pemilu harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 dan tidak sampai ada kelompok baru.

Baca juga: Semua Calon Pilkada Kotim Terancam Gagal

Penerapan protokol kesehatan tidak hanya wajib bagi penyelenggara pemilu, tetapi juga bagi peserta pemilu beserta tim sukses dan pendukungnya dalam setiap kegiatan. Hal itu harus dilakukan untuk mewujudkan pilkada yang aman, lancar, berkualitas, dan sehat.

Saat ini pencoblosan menjelang kampanye, empat pasang bupati dan wakil bupati beserta pasukannya harus mematuhi dan menerapkan tata tertib kesehatan di setiap kegiatan kampanye, seperti membatasi jumlah peserta maksimal 50 orang, memakai masker, menjaga jarak dan menyiapkan tangan atau membersihkan tempat. . tangan.

KPU mendukung langkah Dewan Pengawas Pemilu untuk memberikan peringatan tertulis kepada para calon yang melalaikan protokol kesehatan selama kampanye. Jika teguran tersebut tidak dipatuhi, maka tindakan tegas dapat dilakukan sesuai dengan aturan.

Baca juga: KPU Kotawaringin Timur, Tes Cepat Penyelenggara Pemilu

Untuk memastikan bebas dari COVID-19, KPU dan jajarannya secara berkala melakukan deteksi cepat uji COVID-19. Petugas yang turun ke lapangan juga dibekali alat pelindung diri agar tidak tertular atau menularkan COVID-19 jika seseorang terjangkit virus mematikan.

Baca:  Peserta pemilu di Bangka Tengah mengkampanyekan protokol kesehatan COVID-19

Siti Fathonah menegaskan hingga saat ini tahapan pemilu masih berjalan sesuai jadwal. Namun, seiring dengan peningkatan pengiriman COVID-19 di Kotawaringin Timur yang terus meningkat, maka telah memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

Petugas dari Dinas Kesehatan juga selalu hadir pada kegiatan yang diadakan KPU. Mereka selalu siap memeriksa peserta dan memberikan bantuan jika ada yang membutuhkan bantuan medis.

Baca juga: KPU: Meningkatkan partisipasi pemilih menjadi tantangan bagi Kotim Pilkada

Setiap level dipastikan selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. KPU juga telah mengantisipasi technical voting agar tidak memicu penyebaran COVID-19.

“Nanti kalau ada pemilih yang suhu tubuhnya 37,3 derajat atau lebih, maka pemilih akan diarahkan ke ruang pemungutan suara khusus untuk mereka, agar setelah itu bisa langsung pulang dan tidak perlu antri. Hal ini juga akan kami laporkan ke Tim Penanganan COVID-19. 19 agar bisa memantau, ”kata Siti Fathonah.
Tim # Covid-19
# Ingatpesanibupakaimasker #cucitanganpakaisabun #jagajarak

Reporter: Kasriadi / Norjani
Editor: Joko Susilo
HAK CIPTA © ANTARA 2020