KPU menunjuk Zul Elfian-Ramadhani sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Solok Kota

KPU tetapkan Zul Elfian-Ramadhani pemenang Pilkada Kota Solok

Solok (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok, Sumatera Barat, melalui rapat pleno terbuka pada Sabtu, menunjuk pasangan Zul Elfian-Ramadhani sebagai walikota dan wakil walikota Solok sebagai calon terpilih pada Pilkada Kota Solok 2020.

Ketua KPU Kota Solok Asraf Danil di Solok, Sabtu mengatakan, penetapan tersebut berdasarkan hasil KPU Kota Solok Nomor: 146 / PL.02.6-Kpt / 1372 / KPU-Kot / XII / 2020. Dengan demikian, tahapan Pemilu Kota Solok 2020 telah berakhir setelah tekad dibuat.

Baca juga: KPU Solok Selatan: Khairunas-Yulian Efi Mendapat 35.420 Suara

Baca juga: KPU Tentukan Jumlah Calon Calon Pemilu Kota Solok 2020

Selain itu, Asraf mengatakan, penetapan pemenang dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menerbitkan Buku Daftar Perkara Konstitusi (BRPK) tidak ada perselisihan hasil Pilkada Solok Kota. Surat tersebut telah diterima oleh KPU Kota Solok.

"Setelah surat diterima, rapat paripurna untuk menentukan pemenang Pilkada Kota Solok hari ini," ujarnya.

Selain itu, menurutnya keputusan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Gubernur Sumbar. “Nanti gubernur akan serahkan ke Kemendagri sebagai syarat pengangkatan,” ujarnya.

Asraf juga mengatakan, berdasarkan hasil rekapitulasi Pilkada Kabupaten Solok 2020, pasangan calon walikota dan wakil walikota Kota Solok nomor dua, yakni Zul Elfian-Ramadhani yang diusung PAN, PKS, dan NasDem mendapat 12.920 suara atau 35,22 persen.

Sedangkan calon nomor urut tiga Ismael Koto-Edi Candra mendapatkan 8.496 suara atau 23,16 persen, calon nomor empat Yutris Can-Irman Yefri Adang memperoleh 9.651 suara atau 26,31 persen, dan calon nomor satu Reinier-Andri Marant hanya 5.614. suara atau 15,30 persen.

“Selamat kepada pasangan terpilih Zul Elfian-Ramadhani Kirana Putra. Semoga bisa mengemban amanah yang diberikan warga Kota Solok dan bisa mewujudkan Kota Solok yang lebih baik kedepannya,” tandasnya.

Baca:  Hendy-Gus Firjaun siap mempercepat APBD Jember setelah dilantik

Asraf juga mengatakan terkait pengukuhan KPU Kota Solok, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri. Namun sejalan dengan berakhirnya Walikota Solok periode 2015-2020 hingga 17 Februari.

“Namun, penunjukan itu menjadi kewenangan Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Ia juga menyebut rapat pleno terbuka dihadiri calon walikota dan wakil walikota lainnya, yakni Reinier-Andri Marant, Ismael Koto-Edi Candra, dan Yutris Can-Irman Yefri Adang.

Rapat paripurna terbuka ini juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan parpol yang membawa masing-masing pasangan calon, ”ujarnya.

Baca juga: KPU Menjelaskan Jatuhnya Satu Pilkada Paslon di Kabupaten Solok

Baca juga: KPU Dianjurkan Tarik Nomor Seri Virtual

Reporter: Laila Syafarud
Editor: Nurul Hayat
HAK CIPTA © BETWEEN 2021