Moeldoko: Semua menteri taat pada lima arahan Presiden

Moeldoko: Seluruh menteri berpegang pada lima arahan Presiden

Jakarta (ANTARA) –

Kepala Staf Presiden Moeldoko menyampaikan, seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju taat pada lima arahan Presiden Joko Widodo.

“Ada lima arahan dari Presiden. Ini sudah terangkum dalam Program Kerja 2019-2024. Juknisnya selalu kita ikuti, lima arahan dari Presiden,” kata Moeldoko dalam "talkshow" bertajuk Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf , di salah satu stasiun TV swasta. , Jakarta, Selasa malam.

Moeldoko mengatakan, lima arahan Presiden tersebut adalah yang pertama menempatkan sumber daya manusia sebagai prioritas, kedua melanjutkan pembangunan infrastruktur dalam menghubungkan kawasan produksi, khususnya kawasan ekonomi khusus dan pertumbuhan pariwisata, penyederhanaan peraturan ketiga, empat penyederhanaan birokrasi, dan kelima transformasi ekonomi.

Baca juga: Lima Prestasi Strategis Setahun dalam Versi KSP Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Ia mengatakan, terkait pengembangan sumber daya manusia, Presiden memikirkan orang-orang sejak dalam kandungan. Ia mengatakan, pengembangan sumber daya manusia ke depan diarahkan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul.

Padahal, kata dia, Presiden juga sangat prihatin dengan masalah "stunting".

Belum lagi angka kematian ibu. Presiden juga memikirkan bagaimana anak-anak bersekolah, jadi ada Kartu Indonesia Pintar. Setelah itu bagaimana kesehatannya, ada BPJS yang luar biasa, mungkin satu-satunya di dunia, ”ujarnya.

Soal penyederhanaan regulasi, kata dia, Presiden berpesan agar regulasi yang tumpang tindih dan perizinan yang panjang harus dibenahi dengan fokus pada simplifikasi agar bisa merespon perkembangan dengan cepat.

Baca juga: Moeldoko: Presiden memimpikan wajah baru Indonesia

“Kalau tidak, kita akan ketinggalan zaman. Jadi lahirlah omnibus law,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, terkait reformasi birokrasi, pemerintah mencanangkan birokrasi digital untuk melayani dengan memperpendek struktur agar tidak berbelit-belit, sehingga memudahkan siapa saja dalam mengurus sesuatu.

Baca:  Rumah Bung Karno di Surabaya untuk Pendidikan Nasional

“Bukan cuma fasilitas investasi, tapi hidup semua orang jadi mudah. ​​Bikin KTP itu gampang, mudah bikin perusahaan, bikin koperasi, kok susah,” ujarnya.

Terkait transformasi ekonomi, Indonesia yang dulunya senang mengekspor bahan mentah kini harus melakukan segala cara untuk mengelola hilir dan ekonomi digital menjadi suatu keharusan.

Baca juga: Kata Moeldoko, Presiden berani menempuh jalan menanjak yang terjal

Dia mengatakan, lima arahan itu diperhatikan Presiden sebagai pedoman kabinet dalam menjalankan tugasnya.

"Itu lima hal yang menteri urus dan saya kendalikan dari waktu ke waktu," kata Moeldoko.

Reporter: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Bambang Sutopo Hadi
HAK CIPTA © ANTARA 2020