Panglima TNI dan Kapolri memimpin pertemuan untuk membahas COVID-19 di Papua

Perjuangan melawan COVID-19 masih panjang

Jakarta (ANTARA) – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin rapat maya dengan Satgas COVID-19 Provinsi Papua bersama seluruh pejabat daerah Provinsi Papua.

Dalam keterangan tertulis, Sabtu, Panglima TNI dan Kapolri menerima angka kesembuhan pasien COVID-19 di Papua sebesar 85 persen atau 3.109 orang dari total 3.656 kasus positif yang dikonfirmasi. Selain itu, terjadi penurunan laju reproduksi efektif (Rt) turun 1 selama dua minggu.

Melihat angka tersebut, Panglima TNI menilai Satgas serius dalam menjalankan tugasnya. Pasalnya, Papua termasuk dalam 8 provinsi prioritas karena pernah mengalami lonjakan kasus positif.
Baca juga: Pasien Sembuh, Satgas Klaim Lima Kabupaten di Papua Bebas COVID-19

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, penanggulangan COVID-19 masih panjang, dan salah satu tantangannya adalah proses pembuatan vaksin yang masih dalam tahap uji klinis.

“Tantangan selanjutnya, khususnya di Provinsi Papua seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, masih banyak orang yang rentan, baik akibat penyakit penyerta seperti HIV / AIDS, malaria, jantung dan diabetes serta balita yang menderita gizi buruk,” ujarnya. Panglima TNI.

Hal ini menurutnya harus menjadi perhatian masyarakat karena penanganan wabah harus melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat yang peran serta aktifnya sangat penting.

Marsekal Hadi mengapresiasi 6 langkah inovatif wajib, yakni wajib sholat, wajib periksa, wajib masker, wajib cuci tangan, wajib jarak, wajib tinggal di rumah di Papua karena mengapresiasi hal tersebut karena sejalan dengan kampanye pemerintah dalam menangani wabah tersebut.

Komandan juga mengingatkan agar pengoperasian COVID-19 di provinsi harus bersinergi dengan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional untuk bersama-sama menjaga agar masyarakat tetap produktif dan sehat sebagai modal utama penggerak roda perekonomian.
Baca juga: Angka kesembuhan COVID-19 di Papua sudah mencapai 76 persen

Reporter: Dyah Dwi Astuti
Editor: Budisantoso Budiman
HAK CIPTA © ANTARA 2020

Baca:  Golkar tetap berkomitmen mendukung Mahkamah Agung dalam Pilkada Surabaya 2020