Pemerintah kota bersama Bawaslu menertibkan semua APK di Kota Medan

Pemkot bersama Bawaslu tertibkan seluruh APK di Kota Medan

Medan (ANTARA) – Pemerintah Kota Medan dan Badan Pengawas Pemilu Daerah (Bawaslu) telah mulai mendisiplinkan alat peraga kampanye (APK) jelang Pemilihan Daerah Serentak (Pilkada) Walikota dan Walikota Medan pada 9 Desember 2020 di Kota Medan.

“Kami mulai menanganinya pada Sabtu (5/12) malam hingga dini hari nanti. Sebab, mulai hari ini hingga pencoblosan adalah masa sepi hingga pemilihan kepala daerah serentak,” terang Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Renward Parapat di Medan, Minggu.

Baca Juga: Mendekati Masa Sepi Pilkada, Mahfud MD Ingatkan Kita Jaga Suasana Kondusif
Baca juga: 270 anggota Polda Jambi jaga ketenangan saat pilkada

Ia mengakui, pihaknya telah memimpin tim yang terdiri dari puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Peralatan TNI / Polri, Bawaslu Kota Medan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (PPK) Kabupaten dalam penanganannya. APK dimulai dari apel bersama.

Aparat kepolisian serentak membersihkan semua APK pasangan calon walikota dan wakil walikota periode 2021-2025 yang tersebar di ibu kota Provinsi Sumatera Utara, termasuk spanduk, poster, dll.

Sedangkan jenis reklame, lanjutnya, diputuskan menggunakan tempat parkir mobil milik Dinas Pertamanan Kota dan Sanitasi Medan, sehingga semua APK, baik pasangan calon 1 maupun 2, bisa diakses dan dibersihkan.

“Meski belum selesai hari ini, bisa dilanjutkan besok. Agar bisa dipastikan sesuai dengan implementasi hukum yang berlaku, kami harus mengunduh APK, seperti yang disampaikan Bawaslu dari Kota Medan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, penguasaan APK pasangan calon walikota dan walikota lapangan nomor 1 dan 2 hanya dilakukan secara simbolis di dua titik, yakni Jalan Pintis Kemerdekaan dan Jalan Palang Merah.

“Tadi malam cuma dua poin. Tapi tepat pukul 24.00 WIB tadi pagi, semua kecamatan menangani APK secara serentak. Kami juga meminta masing-masing tim kampanye untuk melakukan persuasif, edukatif, dan kontrol yang adil tanpa diskriminasi,” ujar Renward.

Baca:  Kemarin, pendaftaran pemilu diperpanjang ke Kopassus Danjen yang baru

Baca juga: Memasuki masa damai, Bawaslu menahan APK Pilkada Samarinda
Baca juga: Forkopimda Sulut-Bawaslu Sulut Pantau Penghapusan APK

Reporter: Muhammad Said
Editor: Tasarm Tarmizi
HAK CIPTA © ANTARA 2020