Penghargaan Bintang Jasa Utama diterima oleh Wakil Ketua MPR

Wakil Ketua MPR terima penghargaan Bintang Jasa Utama

Semoga kita termasuk orang yang pantas mendapatkan kehormatan negeri ini

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Dewan Permusyawaratan Rakyat Indonesia Ahmad Muzani menerima penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

“Mudah-mudahan kita termasuk orang yang pantas menerima penghargaan dari negeri ini,” kata Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Selain Ahmad Muzani, jajaran Wakil Ketua MPR Periode 2018-2019 yang menerima penghargaan tersebut adalah Ahmad Basarah dari PDI Perjuangan dan Mahyudin dari Parti Golkar. Muzani kembali menjadi Wakil Ketua MPR periode 2019-2024.

Muzani mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas nama Pemerintah dan negara yang telah memberikan penghargaan Key Service Star ini.

Ahmad Muzani yang dilantik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Sekretaris Jenderal pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Hambalang Bogor pekan lalu, sejak pandemi COVID-19 aktif menyerukan bahaya wabah COVID-19.
Baca juga: Ahmad Basarah dianugerahi Bintang Jasa Utama

Muzani mengatakan, meski wabah COVID-19 masih ramai di Wuhan China, ia meminta Pemerintah untuk menghentikan penerbangan ke dan dari Wuhan serta beberapa kota di China ke Indonesia.

Begitu pula ketika wabah mulai merusak sendi-sendi kehidupan, Ketua Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terus menyampaikan pentingnya program jaring jaminan sosial. "jaring pengaman sosial " Khususnya bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam bentuk bantuan tunai langsung, untuk menggerakkan perekonomian masyarakat kelas bawah.

Di bidang pendidikan, Muzani secara agresif menekankan pentingnya melindungi model pendidikan pesantren yang tersebar luas di seluruh nusantara dan paling banyak dipengaruhi oleh hambatan sosial atau "Penjara sosial".

“Kami akan memperjuangkan kuota bersubsidi bagi pelajar, pelajar dan mahasiswa. Ini karena pembelajaran online mengancam perkembangan sumber daya manusia kami,” ujarnya.

Baca:  Ketua KPU menjelaskan aturan pemilihan di TPS selama wabah COVID-19

Pernyataan tersebut kemudian mendapat respon cepat dari Pemerintah, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan akan mengalokasikan bantuan sebesar Rp 2,6 triliun untuk full boarding school dan full boarding school agar tidak menjadi kelompok baru penularan COVID-19.
Baca Juga: Terima Bintang Jasa, Bamsoet: Bukan Cuma Kesuksesan Pribadi

Reporter: Imam Budilaksono
Editor: Budisantoso Budiman
HAK CIPTA © ANTARA 2020