RPH menegaskan tidak terlibat dalam politik untuk mendukung Pilkada Surabaya

RPH tegaskan tak terlibat politik dukung mendukung Pilkada Surabaya

Oleh karena itu, saya jamin pengelolaan RPH tidak memiliki afiliasi politik

Surabaya (ANTARA) – Pengurus Rumah Potong Hewan Daerah (RPH) Kota Surabaya, Jawa Timur, menegaskan tidak terlibat dalam politik untuk mendukung salah satu pasangan calon walikota dan wakil walikota pada Pilkada Surabaya 2020.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Bella Bima, di Surabaya, Sabtu, membenarkan bahwa tidak ada satupun pengurus dan staf RPH yang terlibat politik atau berafiliasi politik.

“Ini pelarangan yang selalu dipatuhi jalur RPH dari dulu sampai sekarang,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, jika salah satu calon walikota dan wakil walikota Surabaya pada Pemilu Surabaya didukung oleh RPH, itu tidak benar. Lain halnya jika didukung oleh tukang daging atau pengguna jasa di RPH.

“Oleh karena itu, kami memastikan pengurus dan staf RPH tidak terlibat atau memiliki pandangan politik. Sedangkan foto yang beredar menyatakan mendukung salah satu pasangan calon, jelas bukan pengurus dan staf RPH,” tambah Bella.
Baca juga: Machfud-Mujiaman melakukan tes usap kedua

Menurut Bella, dari foto yang beredar, dia mengaku pernah melihat satu per satu dan mengenal orang-orangnya. Ia memastikan bahwa orang yang mendukungnya adalah pengguna jasa atau tukang jagal.

“Saya sudah lihat semuanya satu per satu dan di situ ternyata tukang jagal biasanya melakukan pemotongan di RPH, jadi lagi-lagi ini bukan pengurus dan staf RPH,” ujarnya.

Menurutnya, karena mereka adalah masyarakat yang menggunakan layanan RPH, sebenarnya mereka sama dengan pelanggan di pasar atau sama dengan warga negara biasa, sehingga tidak ada alasan bagi RPH untuk mengganggu atau bahkan melarang kegiatannya.

Karena mereka sama dengan warga negara biasa, artinya mereka punya hak politik. Yang pasti dalam foto-foto yang beredar tidak ada pengurus dan staf RPH, tambahnya.

Baca:  TNI-Polri: Tidak ada bintang yang terbit di pantai barat Aceh

Karena itu, ia berharap warga atau netizen bisa menyaring informasi mana yang benar dan mana yang salah. Sebab, sekali lagi dia menegaskan bahwa tidak mungkin garisnya memiliki ideologi politik.

“Oleh karena itu, saya jamin pengurus RPH tidak ada afiliasi politiknya,” ujarnya.
Baca juga: KPU Surabaya optimistis target partisipasi masyarakat sebesar 77,5 persen bisa tercapai
Baca juga: 46 Petugas di KPU Surabaya dapat fasilitas "swab" gratis

Reporter: Abdul Hakim
Editor: Budisantoso Budiman
HAK CIPTA © ANTARA 2020